Minggu, 03 Februari 2013

Syukur Minggu Pagi

Bagi pembaca yang telah melakukan aktivitas "sehat dan menyehatkan" pada waktu pagi di hari Minggu, mungkin postingan saya kali ini tidak begitu istimewa. Tetapi sekedar mengingat-ingatkan kita, mudah-mudahan postingan ini bisa memberikan manfaat.
Seandainya pembaca belum melakukan aktivitas "sehat dan menyehatkan" itu, maka ada rasa optimis kalau tulisan ini akan dapat memberikan "efek samping" yang positif.

Jika saya, mungkin memang belum rutin melakukannya, tetapi sudah beberapa pekan ini mencoba untuk "istiqamah" melakukan aktivitas yang kemudian saya maknai sebagai tanda syukur kepada Allah SWT.

Waktu di hari minggu (pagi) merupakan suatu masa dimana bisa memberi banyak makna dan manfaat bagi masing-masing orang. Mereka yang pada malam Minggunya "begadang" maka Minggu pagi adalah saat untuk memperpanjang durasi tidur yang berkurang akibat aktivitas pada malam sebelumnya.
Mereka yang tidak ada melakukan apa-apa pada malam Minggunya, terkadang juga memanfaatkan minggu pagi untuk "menambah" durasi tidur atau sedikit lebih santai.
Bagi yang terbiasa beraktivitas, maka minggu pagi mungkin tidak akan berbeda jauh dengan waktu-waktu lainnya, tetap beraktivitas seperti biasa.
Bagi yang non muslim, mungkin minggu pagi adalah saat untuk bersiap-siap untuk "sembahyang".
Masih banyak lagi kemungkinan-kemungkinan yang dapat berlaku.

Hal yang akan saya bahas, sekedar berbagi pengalaman, adalah MELAKUKAN AKTIVITAS "BERKERINGAT" untuk memberikan kesempatan tubuh dan anggota tubuh bergerak-gerak, berolahraga atau sejenisnya.
Aktivitas yang dilakukan setelah sholat subuh dan minum teh untuk mengganjal perut yang kosong.

Pembaca yang berbahagia..

Bagi kita di Indonesia, hari Minggu adalah hari dimana sekolah/kantor LIBUR. Dengan kondisi tersebut, maka anak-anak dan orangtuanya akan dapat bersama-sama.
Sehingga, bagi saya dan mungkin juga pembaca yang lain, begitu terasa kualitasnya.

Lalu, mengapa judul yang saya beri adalah syukur minggu pagi ?
Apakah syukur hanya dilakukan pada waktu tersebut ? TENTU TIDAK !
Syukur harus dilakukan sepanjang waktu, karena nikmat dari Tuhan juga senantiasa kita terima sepanjang waktu. Kita sadari atau tidak !

Syukur di Minggu pagi merupakan perwujudan atas nikmat yang kita peroleh saat kita dapat berolahraga bersama keluarga, memberikan kesempatan tubuh kita untuk disehatkan, dan kesempatan untuk memuji kebesaran Tuhan melalui alam semesta yang diciptakanNya.

Saya tidak mengatakan , mereka yang hanya tidur-tiduran di Minggu pagi , adalah mereka yang tidak bersyukur. Terlalu sekali kalau saya memberi cap seperti itu !
Saya tidak dalam kapasitas menghakimi. Saya hanya mencoba berbagi..alangkah indahnya waktu di minggu pagi.

Udara yang masih bersih. Tubuh yang bersemangat. Niat yang bersih untuk menjaga kesehatan tubuh.
Kebersamaan. Keindahan. Rasa Syukur yang mendalam.

Alhamdulillah..
Segala Puji Bagi Tuhan Semesta Alam.

Sabtu, 02 Februari 2013

Just Sharing !


Mengisi kekosongan postingan , maka saya kutip sebuah materi pemberitaan  yang diambil dari harian detik pagi 2/2/2013
Mudah-mudahan ada manfaatnya
Salam,

Rabu, 30 Januari 2013

Ba(ha)sa Basi

Tahun ini saja akan ada ratusan pemilihan kepala daerah di berbagai wilayah Indonesia. Puncaknya adalah tahun 2014 ketika kita melaksanakan  Pemilihan Umum dalam rangka memilih Presiden Republik Indonesia untuk lima tahun mendatang.
Tidak ada yang salah dengan fenomena tersebut. Itulah proses demokrasi yang berjalan di bumi tercinta ini.

Hal yang kemudian perlu dikritisi dan menjadi perhatian kita bersama adalah ketika lingkungan kita dipenuhi oleh berbagai spanduk/ baliho para calon, entah kepala daerah, atau nanti calon anggota legislatif, yang mungkin saja dari sisi pemasangan terkadang tidak memperhatikan aspek keasrian dan keindahan / tata lingkungan, terutama saat kita MEMBACA ISI PESAN yang terdapat dalam spanduk/ baliho tersebut.

Hal yang kita sorot adalah CONTENT atau pesan yang disampaikan.

Sering kita melihat dan membaca pada baliho tersebut tertulis ungkapan kasih seorang kandidat kepada kota dimana sang kandidat tersebut akan mencalonkan dirinya sebagai kepala daerah, atau ungkapan untuk memberi yang terbaik pada kota tersebut, atau ungkapan untuk mewujudkan sesuatu yang baik/terbaik, dan lain sebagainya.

Indah dan membuat (calon) konstituennya "mengawang-awang".

Semangat dan niat untuk memberi yang terbaik, saya pikir perlu kita apresiasi.
Tetapi ketika dalam prakteknya TIDAK ADA REALISASINYA ,
janji tinggal janji, maka disitulah masalahnya !

Betapa sering bahasa spanduk/baliho tersebut adalah sekedar basa basi untuk menjaring pemilih. Bahasa yang basi !

Mari kita lebih kritis dan peduli !

Selasa, 29 Januari 2013

Adakah hubungan banjir dan IHSG ?

Mengutip dari kartunnya Duitto & Co di kontan online, apakah memang bisa dikaitkan antara tahun terjadinya banjir dengan fluktuasi IHSG ?



Atau hanya sekedar kebetulan ?

Minggu, 27 Januari 2013

"Running Business" EveryDay

Sejak seseorang telah mukallaf atau akil baligh , maka secara de facto dan de jure, yang bersangkutan telah menjadi seorang manager dan leader sekaligus employee. Untuk sebuah perusahaan atau organisasi yang bernama Yourself Inc.
[dibaca : perusahaan dengan nama yang bersangkutan--masing-masing]

Sebentar, perlu saya garisbawahi bahwa perusahaan atau organisasi ini adalah dalam makna yang sedikit berbeda dengan pengertian yang selama ini kita ketahui. Oleh sebab itu judulnya saya beri tanda petik, "running business".

 Perusahaan/organisasi ini mungkin tidak memiliki kecukupan syarat sebagaimana yang ada di dunia nyata. tetapi prinsip dan analogi yang ada, dapat diaplikasikan ke dalam perusahaan/organisasi yang lebih ke makna "abstrak" tetapi "nyata".
Bingung ?
Sederhananya, anda adalah sebuah perusahaan atau organisasi.

Pembaca yang berbahagia...

Dengan kesempurnaan yang telah diberikan Tuhan kepada kita [meskipun ada yang "kekurangan" tetapi Allah SWT memberikan "kelebihan" - karena sifat Maha AdilNya) -- , maka pada diri kita masing-masing terkumpul elemen-elemen penting sebuah organisasi/perusahaan ;

1. Otak/Pikiran -- merupakan sistem informasi yang akan mensupplai kebutuhan "Yourself Inc." dengan data/informasi yang diperlukan. Proses pengolahan dan didukung "memori" sebagai sebuah database yang kuat, akan memberikan kemampuan untuk menghadapi simpang-siurnya informasi/data/pengetahuan yang ada dalam kehidupan kita.

2. Panca Indra -- merupakan "agent" dalam kehidupan. Panca indra akan menjadi "mata-mata" persaingan kehidupan dan juga menjadi "mata-mata" untuk belajar menjadi lebih baik. Sensor dan sensifitas yang dimiliki akan mampu memberikan "early warning system" terhadap sesuatu.

3. Anggota tubuh (kaki/tangan) -- menjadi "human resources department" , merekalah tenaga kerja dalam mewujudkan visi/misi "Yourself Inc.".

4. Hati/perasaaan-- merupakan R & D [berkoordinasi dengan otak/pikiran] -- dari bagian inilah muncul keinginan untuk berbuat amal sholeh dan menjauhi maksiat.
Hati/perasaan akan mendorong diri kita untuk berbuat maksimal mencapai "target" yang telah ditetapkan.

5. Bagian marketing -- adalah sinergi dari seluruh anggota tubuh.

6. Bagian tubuh lainnya -- menjadi sub-sub sistem yang mendukung kinerja "Yourself Inc." secara keseluruhan. Ibarat komponen-komponen kecil dalam sebuah "rangkaian mesin jam", maka keberadaan mereka juga penting.

 Pembaca...
Tentu pemisalan yang saya sampaikan masih bisa dikoreksi, dilengkapi, atau dimodifikasi. Silahkan..
Yang menjadi poin dalam tulisan saya kali ini adalah : diri kita masing-masing adalah sebuah organisasi yang tidak berbeda jauh dengan organiasi selama ini kita kenal.

Dalam pengelolaan perusahaan/organiasi--atau dalam menjalankan bisnis/usaha (running business) , maka kita tentu ingin bisnis tersebut berjalan menguntungkan.
Selama pikiran masih normal, maka tidak ada yang ingin perusahaannya loss/rugi.

Keuntungan tersebut tentu bisa bernama kesuksesan, kebahagiaan, pahala, dan balasan surga dari Allah SWT.
Kerugian mungkin bisa berbentuk ketidakbahagiaan, kegagalan, dosa, dan lainnya.

Bagaimana agar perusahaan beruntung, maka tentu kita akan mengoptimalkan kinerja dari setiap bagian dari perusahaan kita.
Melakukan proses manajemen (planning, organizing, actuating, controllling) dapat dilakukan dalam diri kita.
Mengupgrade skill dan pengetahuan juga mesti dilakukan.
Corporate Social Responsibilities (CSR) juga tidak boleh dilupakan melalui mekanisme pembersihan / zakat.

Percayalah..
Kita sedang mengelola perusahaan kita masing-masing.
"Yourself Inc." akan sukses tergantung bagaimana anda mengelolanya
Fastabiqul khairat !

Rabu, 23 Januari 2013

Mata Air Keteladanan

Hari Senin, 12 Rabi'ul Awal Tahun Gajah atau jika di konversi ke tahun masehi berkisar tanggal 20 atau 22 April 571 M, merupakan hari yang diyakini sebagai kelahiran Rasulullah SAW. Meskipun ada juga beberapa pendapat yang berbeda, tetapi sebagian besar kita meyakini tanggal tersebut sebagai waktu kelahiran Nabi Agung, penutup para Nabi.
Semoga rahmat dan keredhaan Allah tercurah kepada beliau.

Seremoni maulid Nabi semestinya tidak hanya sekedar menjadi acara rutinitas yang kehilangan ruh. Tetapi peringatan maulid Nabi menjadi momen untuk kembali meneladani dan mengamalkan sunnah beliau.
Meneladani beliau harusnya FULL. Tidak setengah-setengah.
Uswatun hasanah untuk kehidupan dunia dan akhirat kita.

Pembaca yang berbahagia..

Beliau merupakan telaga kebaikan.
Mata Air Keteladanan yang mampu memberikan kepuasan atas dahaga kita terhadap sosok pemimpin yang amanah dan penuh kebaikan. Pemimpin yang peduli umat (bahkan ketika ajal mendekati, beliau memanggil "ummati...ummati" -- sebagai wujud kepedulian beliau terhadap umatnya jika ditinggal nanti).
Pemimpin yang bebas korupsi. Pemimpin yang adil.

Jika kita ingin menjadikan beliau contoh sebagai sosok bukan pemimpin. Maka beliau juga merupakan orang yang PALING PANTAS DITELADANI !

Adalah sesuatu yang mencari-cari alasan, jika kemudian kita berdalih :..."gak mungkinlah kita seperti beliau. Beliau kan Nabi..."
Iya pembaca..kita tidak mungkin menjadi Nabi. Karena beliau adalah nabi terakhir.
Tetapi kita dapat menteladani bagaimana beliau mensikapi hidup dan kehidupan ini.
Kita dapat mengikuti bagaimana akhlak beliau kepada Tuhan YME , kepada sesama manusia, kepada sesama makhluk lainnya.
Kita bisa !

Mata Air Keteladanan yang beliau wariskan kepada kita tidak akan habis-habisnya.
Jika kita memiliki niat ikhlas untuk mengikuti. Istiqamah dan pantang menyerah.
Insya Allah.

Selasa, 22 Januari 2013

Masih Manusia

Kekalahan Barcelona beberapa waktu lalu di kancah La Liga dari Real Sociedad menyisakan satu penggalan kalimat dari bintang mereka, Lionel Messi, bahwa "kalah merupakan hal yang manusiawi".
Selintas tidak ada yang istimewa dari kalimat tersebut.Biasa saja.
Kalah merupakan sesuatu yang wajar bagi sebuah team yang terdiri dari manusia.
Bahkan klub sehebat El Barca juga tidak luput dari yang namanya kekalahan.

Pembaca yang berbahagia,,

Menyadari bahwa kita adalah manusia merupakan hal yang penting. Bahkan bisa dikatakan merupakan prinsip yang akan mempengaruhi cara berpikir dan bertindak kita.
Terlebih jika yang menyadarinya itu memiliki nilai keimanan kepada Sang Maha Pencpta.

Menyadari bahwa kita adalah seorang manusia, akan membawa kita kepada sebuah "konsep" yang intinya adalah "segala sesuatu akan mungkin terjadi!"
Peluang atau kemungkinan terjadinya bisa besar, sedang, kecil, atau kecil sekali.
Yang jelas, tetap ada ruang untuk MUNGKIN TERJADI !
Karena kita adalah manusia.
Sombong bahwa sesuatu PASTI TIDAK TERJADI atau PASTI TERJADI , bukanlah sifat manusia (sebenarnya).

Manusia sebagai makhluk yang diciptakan dengan bentuk yang sempurna dan dianugerahi kelebihan dibanding makhluk lain, PASTI memiliki kekurangan.
Kelebihan dan kekurangan tersebut yang sebenarnya "menyempurnakan" manusia.

Kita adalah manusia.Masih manusia.
[ Belum menjadi mantan atau bekas manusia ]
Makhluk yang memiliki kelemahan,
Alangkah naifnya kita disaat kita menyadari hal tersebut, tetapi SIKAP dan TINDAKAN kita tidak mencerminkan nilai kemanusiaan kita.


Manusia sering menjadi "binatang" (ma'af jika kata yang dipakai terlalu vulgar).
Disaat manusia kehilangan nilai kemanusiaannya.
Tatkala tidak tersentuhnya hati nurani kita melihat penderitaan saudara-saudara kita, diwaktu "puasnya" kita dengan prinsip SMS --Susah Melihat orang Senang , Senang Melihat orang Susah -- atau berbagai fenomena lainnya, maka kita dipertanyakan kemnusiaannya.

Kita masih manusia.
Seharusnya tetap menjadi manusia.
Bukan Binatang. Bukan Iblis. Bukan Malaikat.
Tetapi jangan berlindung dengan kalimat : bahwa kita kan manusia ! sehingga terkadang kita malah melemahkan diri kita sendiri untuk berbuat yang lebih baik dan maksimal.

Manusia yang akan senantiasa memohon pertolongan Yang Maha Kuasa.
Manusia yang selalu bersilaturrahim dengan sesama manusia.
Manusia yang hidup di atas bumi bersama makhluk Tuhan lainnya.

Mari menjadi manusia.
Manusia yang paripurna kemanusiaannya.
Manusia yang menyadari kelemahan dirinya sebagai manusia dan kekuasaan Tuhannya.
Bukan yang lupa "kodrat" manusianya.